IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

KPUD Lombok Barat Kembali Gelar Rakor Dengan PPK dan PPS

IndonesiaBicara-Lombok Utara, (27/01/10). Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lombok Barat, kembali menggelar rapat koordinasi dengan PPK dan PPS se–Kabupaten Lombok Utara dengan agenda evaluasi sekaligus monitoring kegiatan pemutakhiran Daftar Pemilih Sementara, KLU yang telah diserahkan pihak KPUD, kepada setiap PPK beberapa waktu lalu.

Selain mengevaluasi proses pelaksanaan pemutakhiran data pemilih sementara (DPS) awal yang telah diolah dari hasil DP4 daerah Lombok Utara. Dalam rakor yang dihadiri Ketua KPUD Lobar, Suhaimi Syamsury dan sejumlah anggota KPUD Lobar itu, juga membahas berbagai kendala dan persoalan yang dihadapi petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) selama melakukan pendatan.

Dalam Rakor yang digelar di Aula Kantor Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Suhaimi Syamsury, menjelaskan jumlah daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) kabupaten Lombok Utara yang diserahkan Pemda KLU pada akhir 2009 lalu tercatat sebanyak 138 .941 jiwa namun setelah diolah dan disesuaikan dengan format KPUD Lobar untuk dijadikan DPS menjadi 144.458 jiwa. Sesuai dengan peraturan dan mekanisme serta tahapan pelaksanaan Pemilukada KLU 7 Juni mendatang, pihak PPK dan PPS akan terus melakukan pemutakhiran DPS hingga hingga awal maret 2010, untuk selanjutnya ditetapkan sebagai daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan digunakan pada Pemilukada KLU.

Meski sejauh ini proses pemutakhiran DPS dihampir seluruh wilayah KLU berjalan lancar namun menurut Ketua Divisi Sosialisasi KPUD Lobar, Suhardi, PPDP masih menemukan kendala terutama, pada pengisian format dan mekanisme pemutakhiran data ditingkat RT/RW, selain itu soal anggaran pemutakhiran data akan tetapi persoalan tersebut akan diterus diawasi pihak KPUD Lobar.

Dijelaskan pula, PPDP juga akan menverifikasi data pendukung masing-masing bakal calon perseorangan yang ditargetkan 6,5% dari total penduduk KLU yaitu sekitar 13.768 jiwa. “Verifikasi ini diperlukan karena banyak potensi kecurangan berupa data pemilih ganda dan dukungan ganda,” pungkasnya. (pul).

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 3 + 9 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.