IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Ketua DMI Tangsel : Masjid Tidak Hanya Sebagai Tempat Ibadah

JK menerima cindera mata dari Ketua DMI Tangsel

JK menerima cindera mata dari Ketua DMI Tangsel

IndonesiaBicara.com-Tangerang Selatan (15/07/12). Masjid diharapkan bisa menjadi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Demikian dikatakan Ketua Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI), HM Jusuf Kalla, saat Peresmian Pengurus Daerah DMI Kota Tangsel, Sabtu (14/07) di Pamulang Kota Tangsel.

“Saya terus mendorong umat Islam untuk memakmurkan masjid, dan masjid bukan hanya dimanfaatkan dalam bidang ibadah saja, akan  tetapi banyak sekali yang bisa dikembangkan didalam masjid, seperti dalam bidang pendidikan, ekonomi maupun sosial kemasyarakatan”, kata Jusuf Kalla.

Lebih lanjut, Jusuf Kalla yang akrab disapa JK ini menuturkan bahwa masjid mempunyai potensi luar biasa dalam menyelesaikan berbagai persoalan kemasyarakatan sebagaimana terjadi pada zaman Rasulullah. Namun saat ini penggunaan masjid belum optimal dan baru masih sebatas untuk shalat dan peringatan hari besar Islam saja.

“Salah satu penyebab belum optimalnya pemanfaatan masjid adalah faktor manajemen pengurus yang belum efektif. Untuk itu DMI Tangsel   kedepannya dituntut untuk bisa mewujudkan peran masjid agar lebih optimal dan dapat difungsikan sebagai pusat kebangkitan umat”, jelas JK.

Sementara itu Ketua Pengurus Daerah DMI Kota Tangsel, Heli Slamet menjelaskan dirinya akan terus berusaha dalam rangka meningkatkan dan mengoptimalisasi peran dan fungsi Masjid di Kota Tangsel.

“Lima fungsi masjid diantaranya adalah tempat ibadah, berdakwah, sarana pendidikan, fungsi sosial dan juga pemberdayaan ekonomi dan saat ini empat fungsi masjid dirasakan sudah cukup baik, saya ingin lebih meningkatkan fungsi yang kelima yaitu fungsi pemberdayaan ekonomi, sebagai peningkatan taraf hidup umat muslim”, kata Heli.

Heli Slamet mengambil  contoh adalah Baitul Mal Masjid Al-Muhajirin Komp. BPI Pamulang. Dimana perputaran dana Baitul Mal di Masjid tersebut sampai dengan nilai miliaran rupiah.

“Para pengurus masjid bisa mencontoh Baitul Mal Masjid Al-Muhajirin yang perputaran dananya sampai miliaran rupiah dan sudah memiliki  tiga cabang, yaitu di Serpong, Pamulang dan Depok. Langkah dan kegiatan ini bisa dijadikan contoh bagi pemberdayaan ekonomi di Masjid-masjid di Tangerang Selatan”, jelas Heli

Pihaknya juga akan terus melakukan pendekatan-pendekatan terhadap masjid yang bersikap eksklusif.

“Sesungguhnya masjid merupakan milik umat Islam bukan hanya salah satu kelompok saja”, tutur Heli.

Hadir pula saat peresmian Pengurus Daerah DMI Kota Tangsel diantaranya adalah Walikota dan Wakil Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie serta ratusan orang pengurus Masjid se-Tangerang Selatan. (rintho)

Kepengurusan Daerah DMI Kota Tangsel periode 2011-2016 sudah terbentuk sejak Agustus 2011 yang lalu, terdiri dari :

Ketua Pembina   : Walikota Tangsel
Ketua Pakar        : Prof. Dr. KH. Arthani Hasby
Ketua Mustasyar : Ahadi
Ketua Harian       : Heli Slamet
Sekretaris            : AM. Shalahuddin
Bendahara           : Ali Akbar

Pimpinan Kecamatan
Pamulang           : Hudori
Ciputat                 : Budi Hariyadi
Ciputat Timur   : Alex Iskandar
Serpong               : Ajib Bangun
Serpong Utara  : Agus
Pondok Aren    : Edy Wahyu
Setu                     : Abdul Haq

1 komentar untukKetua DMI Tangsel : Masjid Tidak Hanya Sebagai Tempat Ibadah

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 6 + 6 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.