IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Kegiatan KTT ASEAN ke-19 di Bali Jangan Hanya Dibawa Ke Ranah Politik

IndonesiaBicara-Amlapura, (13/11/11). Event internasional yang sering dilaksanakan di Bali, jangan hanya dibawa ke ranah politik. Ranah politik hanya memberikan dampak “semu” bagi masyarakat. Seperti yang sudah–sudah, masyarakat hanya bisa gigit jari ditengah gemerlap pariwisata. Masyarakat Bali mengharapkan manfaat yang benar–benar dirasakan semua kalangan, baik itu pariwisata, pertanian, dan pendidikan.

Tokoh masyarakat yang juga kepala sekolah SMP 5 Amlapura, I Dewa Gede Adnyana, Jumat (11/11) mengatakan, dibidang pendidikan, ini akan menjadi bahan pembelajaran bagi peserta didik dalam memahami ilmu dan kegiatan kenegaraan. Selain itu, momen tersebut merupakan kesempatan untuk menyusun kerjasama dengan Negara lain untuk membangun pendidikan yang berkualitas.

Bidang pendidikan juga memegang peran penting di Bali. Selama ini dampaknya hanya dirasakan segelintir pelaku pariwisata tanpa menyentuh masyarakat ke tingkat paling bawah. Adnyana mengatakan, dampak bagi Bali secara umum memang ada, namun hal itu cenderung sektoral. Saat ini, dampak yang diharapkan harus merata, tidak hanya pariwisata, melainkan bagaimana Bali juga dibangun dengan meningkatkan kualitas pendidikan.

“Pemerintah bisa melakukannya, dengan proaktif menyusun program –program, misalnya pertukaran pelajar secara terorganisir dan kontinu setelah bertemu dengan perwakilan Negara lain dalam event internasional itu”, katanya.

Dengan demikian bidang pendidikan juga akan merasakan manfaat Bali sebagai tuan rumah. Terobosan–terobosan seperti itu perlu dilakukan. Agar kehadiran delegasi Negara lain di Bali, tidak hanya datang dan pergi begitu saja. Melainkan ada beberapa hal yang bisa dibuat lebih baik dari sebelumnya. Sekarang bagaimana pihak terkait mampu memanfaatkan momentum itu, untuk benar–benar berbuat bagi Bali.

Selama ini, pariwisata yang dikatakan bisa membangun Bali, tidak demikian adanya di lapangan. Masih banyak warga yang perlu tangan dingin pemerintah untuk diberdayakan.

Terkait dengan kedatangan Presiden AS Barrack Obama, Adnyana mengatakan, menyambut baik. Kedatangannya secara makro diyakini akan memberikan mengaruh dan manfaat besar bagi Bali. Namun dia mengatakan manfaat itu jangan hanya menguntung pihak AS, semua harus seimbang, baik bagi AS maupun Indonesia, khususnya Bali.

Adnyana mengatakan semakin sering Bali menjadi tuan rumah, kedepan, dampaknya akan semakin bagus. Jika pemerintah proaktif, maka akan banyak hal yang terjadi di Bali. (*)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 12 + 15 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.