IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Kapolres Halut Akan Bertanggungjawab dan Bersedia Turun Dari Jabatan

IndonesiaBicara-Morotai, (31/05/11). Proses kriminalisasi KPUD Kepulauan Morotai oleh Panwaslu Kepulauan Morotai terus berlanjut. Saat berdialog dengan massa pendukung pasangan Rusli-Weni, Kapolres Halmahera Utara AKBP Adhi Setya Perkasa menyatakan bahwa laporan dari Panwaslu telah diterima oleh pihaknya dan masih mempelajari berbagai hal mengenai pelanggaran kode etik oleh KPUD saat berlangsungnya Pemilukada Kepulauan Morotai.

Lebih lanjut lagi, Kapolres Halut mengisyaratkan kepada massa pengunjuk rasa, bahwa ada sinyal kuat dugaan terkait pengurangan jumlah suara di Kecamatan Morotai Timur yang dilakukan oleh oknum KPUD Kepulauan Morotai.

Terkait tindakan represif yang diambil oleh anggota Polres saat aksi unjuk rasa 21 Mei lalu, dirinya menyatakan akan bertanggungjawab dan bersedia diturunkan dari jabatannya saat ini juga. Menindaklanjuti hal ini, Polda Maluku Utara telah bertindak cepat dan segera menurunkan tim investigasi untuk melakukan penyelidikan lebih jauh.

Ketua Ikatan Keluarga Tidore (IKT) Morotai Firdaus Syeh dalam keterangannya kepada indonesiabicara menyatakan bahwa benar IKT terlibat dalam aksi unjuk rasa kali ini dan tidak bertendensi ke ranah politik. Kedatangan IKT bersama massa pendukung Rusli-Weni hanya untuk menyampaikan beberapa tuntutan IKT terkait kasus pelanggaran HAM yang terjadi saat pleno penetapan hasil suara yang menurut IKT bertentangan dengan hukum yang berlaku.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Irwan Soleman, koordinator aksi unjuk rasa di Polsek Morotai Selatan dan Kantor Bupati Pulau Morotai mengatakan aksi membentangkan bendera merah putih yang dilakukan peserta unjuk rasa merupakan wujud ketidakpercayaan terhadap Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai khususnya Bupati Sukemi Sahib yang dianggap telah menzalimi hak masyarakat morotai.

Irwan meminta Sukemi Sahib untuk segera meninggalkan Morotai dan akan meneruskan laporan ke DPRD agar Gubernur Malut mengganti segera Bupati Morotai. (Ag)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 13 + 2 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.