IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Kader dan Simpatisan Tuntut Husnaen Mundur Dari Jabatan Sebagai Ketua DPC Hanura

IndonesiaBicara-Lombok Utara, (17/02/12). Mosi tidak percaya yang dilemparkan kader Hanura kepada sikap Ketua DPC Husnaen yang tidak tegas mengakibatkan disegelnya Sekretariat Partai Hanura oleh puluhan kader dan simpatisan dari semua unsur Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga Pengurus Ranting se-Kabupaten Lombok utara (KLU).

Kejadian penyegelan berlangsung dua jam setelah aparat kepolisan dan Pamong Praja mecoba menenangkan massa. Subhan, salah satu Ketua PAC Kecamatan Gangga mengungkapkan kekecewaanya kepada wartawan (17/02), apa yang terjadi sesungguhnya efek dari ketidaktegasan Ketua DPC Hanura Husnaen terhadap kader yang melanggar AD/ART partai.

Selain itu juga kekesalan Sahdan berasal dari tidak pernah adanya transpransi keuangan. “Jujur, masalah keuangan seharusnya menjadi keterbukaan bagi semua pengurus agar tidak memunculkan asumsi yang lain- lain”, ungkapnya.

Dana partai yang seharusnya dikeluarkan oleh setiap kader yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat sampai saat ini pula tidak pernah tersetorkan. Bantuan parpol dari Pemerintah Daerah sebesar Rp 30 juta, tambah Sahdan tidak pernah transparan padahal itu menjadi tanggung jawab Ketua DPC.

Perpindahan Ketua DPC Partai Hanura dari Fraksi Rakyat Madani ke Fraksi Golkar tak pelak menjadi penyebab semakin gerahnya para kader dan simpatisan sehingga  muncul tuntutan agar yang bersangkutan harus hengkang dari jabatannya selaku Ketua DPC Hanura KLU.

“Semua mekanisme harusnya di bawa pada rapat internal denga semua pengurus, tidak asal pindah seenak jidatnya seperti kutu loncat, ungkap Sindrajit, Wakil Ketua I Partai Hanura.

Hanura yang memiliki sebutan sebagai partai milik rakyat, menurut Sindrajit sekarang milik pribadi Husnaen, artinya ada praktek- praktek diktator yang diterapkan karena semua keputusan diputuskan sendiri olehnya.

Bersamaan dengan kejadian tersebut massa dibawah pimpinan Sindrajit menuntut Husnaen segera mundur dari jabatannya selaku Ketua DPC Partai Hanura KLU. (if/ndi)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 9 + 10 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.