IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Jelang Bulan Suci, HTI Lakukan Tahrib Ramadan 1437 H

IndonesiaBicara.com-SERPONG (29/05/2016), Jelang bulan suci Ramadan 1437 H yang tinggal beberapa hari lagi. Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Tahrib atau Pawai sambut Ramadan.

Tahrib yang diikuti sekitar 200 orang ini dilakukan di perempatan Lampu Merah German Center, Jl Kapten Soebianto, Serpong, Tangsel.

Tahrib diisi dengan orasi dan juga pengibaran bendera serta poster maupun spanduk yang bertuliskan Syariat Islam Adalah Rahmat, Syariah dan Khilafah Bukan Ancaman, Ramadhan Raih Rahmat dan Ampunan. Ramadhan dan Saum Momentum Wujudkan Taat Hindari Maksiat & Raih Rahmat Bersama Umat Sambut Ramadhan 1437 Wujudkan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin.

Menurut Ketua DPD HTI Tangsel, Muhammad Al Fakar, untuk tahun 2016 ini HTI dalam Ramadan 1437 mengambil tema  ”Sambut Ramadhan, Wujudkan Rahmatan Lil ‘Alamin”.

Menurut Al Fakar dalam momentum jelang Bulan Suci Ramadhan 1437 H ini, HTI bahwa risalah yang dibawa oleh Rasulullah berupa Syariat Islam diturunkan untuk menjadi rahmat, yakni mewujudkan kemaslahatan untuk seluruh manusia dan mencegah kemaksiatan  dari manusia.

“Untuk menjadi Rahmatan Lil Alamin adalah tujuan dari totalitas Syariah Islam sebagai satu-kesatuan dan Rahmatan Lil Alamin merupakan konsekuensi logis dari penerapan Islam secara kaffah dalam seluruh aspek kehidupan manusia”, kata Al Fakar.

Menurutnya Rahmat Islam tidak akan terwujud jika Islam hanya diambil sebagai simbol, slogan, asesoris dan pelengkap saja.

“Mari, kita sambut bulan yang Agung, penuh Berkah dan Kemuliaan ini dengan penuh rasa gembira. Bersama-sama mewujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin di bulan Ramadan tahun ini”, ucapnya.

Sementara itu Ketua Front Pembela Islam (FPI) Serpong sekaligus sebagai Ketua Lembaga dakwah FPI Tangsel, Doni Sambrun yang juga ikut hadir dalam Tahrib Ramadan ini menuturkan bahwa Bulan Ramadan adalah bulan mulia, untuk itu dirinya meminta kepada aparat keamanan dan Pemkot Tangsel untuk mengawalnya, dengan menutup tempat-tempat hiburan malam yang meresahkan serta melarang peredaran miras di Tangsel.

“Selama bulan Ramadan kami akan melakukan pengawasan terhadap tempat-tempat hiburan yang menggelar pertunjukan berbau maksiat di wilayah Tangsel dan juga tempat yang menjual minuman keras. Karena minuman keras di Tangsel sudah dilarang jual belinya. Jika memang masih ada yang buka selama Ramadhan maka akan dilaporkan kepada pihak keamanan dan Pemkot Tangsel, namun jika tidak ada tindakan dari aparat keamanan dan pemerintah maka FPI akan menindak tegas”, pungkasnya. (Rin)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Berapa jumlah 10 + 11 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.