IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

HUT ke-12 Propinsi Papua Barat

IndonesiaBicara-Manokwari, (12/10/11). Hari ini, tanggal 12 Oktober 2011 Propinsi Papua Barat memperingati hari ulang tahun yang ke-12 dan dirayakan di Kantor Gubernur Papua Barat dan dihadiri para tamu dari Papua diantaranya ialah Kasdam XVII Cenderawasih Brigjend TNI Indra Hidayat, Danlantamal Jayapura Brigjend TNI Ariwibowo dan Kajati Papua Leo Tolstoy Panjaitan.

Sementara dari Papua Barat dihadiri oleh Ketua dan Anggota Majelis Rakyat Papua Barat, unsur pimpinan dan Anggota DPRD Papua Barat, unsur Muspida dan para pejabat lainnya di lingkungan Pemda Propinsi Papua Barat yang dipimpin langsung oleh Penjabat Gubernur Papua Barat Tanribali Lamo.

Lahirnya Propinsi ini didasari UU Nomer 45 tahun 1999 tanggal 12 Oktober 1999 tentang pembentukan Propinsi Irian Jaya Barat, Irian Jaya Tengah, Kkabupaten Mimika, Kabupaten Paniai Puncak Jaya dan Kota Sorong. Lahirnya Provinsi Papua Baat juga didukung oleh DPRD Papua, dengan Surat Keputusan No 10 tahun 1999 tentang pemekaran Papua menjadi 3 Propinsi.

“Walaupun pada awalnya banyak hambatan namun berkat kegigihan perjuangan seluruh komponen yang dipelopori oleh Abraham Oktovianus Atururi,akhirnya Propinsi Papua Barat dapatterbentuk secara definitif semenjak di keluarkan Inpres No 1 tahun 2003 pada tanggal 27 Januari 2003,” ungkap Tanribali saat menyampaikan sambutan di depan para hadirin.

Ulang tahun Propinsi Papua Barat yang ke-12 ini mengambil tema menuju pemerintahan Propinsi Papua Barat yang bersih dan baik. Hal ini terkait dengan persaingan antar daerah dalam merebut investasi dan peluang pembangunan yang lainnya sesuai dengan reformasi birokrasi berdasarkan Peraturan Presiden No 81 Tahun 2010,

Lebih lanjut Tanribali menuturkan tema ini mengandung makna pemerintah harus bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme dan juga terkait bagaimana 4 pelaku pembangunan yaitu birokrasi, lembaga politik, masyarakat dan swasta terhubung satu sama lain secara efektif dan efisien.

Apabila ini bisa dilakukan maka dapat mencapai visi pembangunan untuk mewujudkan masyarakat Papua yang bersatu, berpendidikan dan berbudaya serta menumbuh kembangkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa guna mewujudkan ekonomi kerakyatan yang demokratis, adil, sejahtera dan mandiri. (Irsye)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 5 + 6 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.