IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

HTI Tangsel Sosialisasikan Rapat Dan Pawai Akbar 1436 H

IndonesiaBicara.com-SETU (04/05/2015). Jelang pelaksanaan rapat dan pawai akbar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) 1436 H yang akan diselenggarakan di 34 kota besar di seluruh Indonesia, mulai tanggal 9 – 30 Mei 2015.

Puncak dari seluruh rangkaian agenda akan diadakan di Stadiun Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta pada 30 Mei 2015 dilanjutkan pawai menuju Bunderan Hotel Indonesia dengan peserta sekitar 150.000 orang massa HTI se-Indonesia.

Dalam kaitan kegiatan tersebut HTI Tangsel mulai menyemarakkannya dengan sejumlah kegiatan salahsatunya adalah Tabligh Akbar yang digelar pada tanggal 03 Mei 2015 lalu, di Masjid Al Mujahidin Serpong, dengan tema “Selamatkan Dengan Syariah dan Khilafah”.

Dijelaskan Ketua DPD II HTI Tangsel Muhammad Al Fakkar, selain menggelar tabligh akbar, HTI Tangsel juga melakukan pemasangan spanduk sosialisasi di seluruh kecamatan se-Tangsel dan mengajak masyarakat Tangsel untuk ikut mengkampanyekan penegakkan Khilafah dan juga mewaspadai bahaya cengkeraman neoliberalisme dan neoimperialisme atas Indonesia.

“Di tengah karut marut dan banyaknya problem yang dihadapi oleh bangsa Indonesia, ada upaya sekelompok orang untuk mengalihkan persoalan dengan melakukan kriminalisasi terhadap ide-ide Islam, simbol Islam dan Syariat Islam. Munculnya ide penghilangan kolom agama pada KTP, lokalisasi PSK, kriminalisasi istilah jihad dan Khilafah, termasuk kriminalisasi simbol Islam berupa Panji bertuliskan Tauhid merupakan bagian dari rangkaian kriminalisasi tersebut”, terang Al Fakkar. 

Diterangkannya bahwa HTI telah memperkenalkan ide Syariah dalam menangani berbagai persoalan bangsa dan umat dan hasilnya cukup signifikan. Peningkatan pengetahuan dan kesadaran untuk hidup di bawah Syariat Islam sangat tinggi.

“Hal ini terbaca dari hasil survey SEM Institute, sebuah lembaga independent yang secara rutin melakukan survey setiap dua tahun sekali di seluruh Indonesia sejak tahun 2004 sampai terakhir tahun 2014 menunjukkan hasil menggembirakan bahwa kecenderungan masyarakat Indonesia atas dukungannya terhadap penerapan Syariat Islam pada angka rata-rata di atas 72%”, jelasnya. (Rin)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Berapa jumlah 4 + 11 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.