IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

HMI Kendari Shalat Ghaib Untuk Rakyat Palestina

Ray Rangkuti memimpin massa HMI melaksanakan shalat ghaib atas penderitaan yang dialami rakyat Palestina.

Indonesiabicara.com-Kendari, (04/06/10). Aksi dukungan terhadap rakyat Palestina juga bergaung di Sultra khususnya Kota Kendari. Salah seorang aktivis nasional yang juga alumni HMI, Ray Rangkuti memimpin puluhan aktivis HMI Cabang Kendari untuk menggelar aksi di depan Sekretariat HMI Cabang Kendari tepatnya di depan swalayan Barata, Jl Saranani Kota Kendari, Kamis (03/06) malam.

Mereka mengecam tindakan tentara Israel yang telah menunjukan ketidakpeduliannya terhadap penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) dan perlindungan hak-hak masyarakat sipil.

Ray Rangkuti dalam orasinya mengutuk keras serbuan tentara zionis Israel terhadap konvoi kapal Freedom Flotilla yang membawa 10 ribu ton bantuan kemanusiaan ke Gaza.

“Kami mengutuk dengan sangat keras serangan biadab itu. Tindakan ini menunjukkan siapa sesungguhnya Israel,” tegas Ray.

Dikatakannya Israel tidak lain adalah negara penjajah yang sangat kejam. Sementara itu diamnya negara-negara di dunia, khususnya negara-negara Barat termasuk Persatuan Bangsa-bangsa (PBB), memunculkan ironi lain. Meskipun negara-negara asing mengutuk tindakan biadab Israel itu, namun tak diikuti dengan tindakan nyata, yang menurutnya hanya menunjukkan bahwa hak azasi manusia (HAM) merupakan slogan kosong yang hanya diperuntukkan buat negara Barat dan sekutunya – tidak buat warga Palestina atau umat Islam.

Ray juga mengajak seluruh kaum muslimin khususnya yang ada di Kota Kendari agar bersama-sama mengutuk kaum Yahudi yang telah berbuat keji kepada kaum muslimin di Palestina.

Dia juga mendesak pemerintah RI segera mengirimkan nota kecaman secara resmi kepada PBB, berikut negara-negara Islam, serta tentunya kepada pihak Israel. Ini sekaligus mengingatkan kepada penguasa negeri-negeri muslim untuk bersatu, serta memutuskan bahwa hubungan dengan Israel adalah hubungan perang. Artinya dengan status hubungan perang itu, seluruh hubungan harus diputuskan dengan Israel, baik itu hubungan dagang maupun hubungan diplomatik.

Pada kesempatan itu juga Ray Rangkuti memimpin massa HMI melaksanakan shalat ghaib atas penderitaan yang dialami rakyat Palestina.

Beberapa orator aktivis HMI Cabang Kendari juga meminta kepada badan PBB, untuk memberikan sanksi tegas atas tindakan kaum barbar Israel terhadap relawan kemanusiaan.

“Sudah saatnya Israel dijauhkan dari pergaulan internasional, karena tidak mengindahkan norma dan peraturan kemanusiaan, sekaligus norma pergaulan dunia,” teriak salah seorang orator, Tungga Jaya. (KmK)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 12 + 10 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.