IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Hari Ini Kota Kendari Dihujani Aksi Unjuk Rasa

Indonesia Bicara-Kendari. Sebanyak empat aksi unjuk rasa hari ini menghujani Kota Kendari. Meskipun masih dalam suasana bulan Ramadhan, tidak mengurungkan aksi massa dari lima elemen mahasiswa yang terbagi di tiga lokasi untuk tetap bersemangat menyuarakan aspirasinya.

Di DPRD Sultra belasan mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Advokasi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Penegak Supremasi Hukum Sultra menyuarakan agar DPRD Sultra merekomendasikan Gubernur Sultra untuk mencopot Kepala Dinas Kesehatan Sultra terkait dengan belum diterapkannya Keputusan Menkes RI No. 128 Tahun 2004 yang isinya pimpinan Puskesmas harus berlatar belakang pendidikan Kesehatan Masyarakat.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Pemerhati Hukum (Fortikum) Sultra pimpinan Khanna, SH berunjuk rasa di Kantor Kejati Sultra untuk menyampaikan dukungannya kepada Kajati Sultra Fachmi, MH atas keberaniannya membongkar kasus korupsi yang melibatkan para pejabat dan anggota dewan di kabupaten/kota di Sultra.

Sementara itu ratusan mahasiswa dari dua aliansi, membakar ban serta memblokir Jalan HE Mokodampit yang merupakan akses masuk ke Universitas Haluoleo Kendari. Mereka memprotes arogansi pihak rektorat yang menskorsing 4 mahasiswa, yang dinilai mangada-ada dan tanpa alasan yang jelas. Mereka meminta para mahasiswa lain untuk tidak memasuki kampus dan mendukung aksi solidaritas atas teman-teman yang diskorsing.

Namun setelah dikonfirmasi kepada Pembantu Rektor III Prof. La Iru, beliau mengatakan skorsing tersebut dilakukan oleh Senat bukan pihak Rektor sebagai akibat dari pelanggaran peraturan akademik dan pemukulan dosen, serta adanya indikasi melakukan pengrusakkan saat terjadi tawuran beberapa bulan lalu

Berdasarkan pantauan di lapangan aksi-aksi tersebut cenderung damai dan tidak anarkis, karena para mahasiswa memang mengedepankan aksi damai, sehingga Provinsi Sultra dikenal sebagai salah satu provinsi yang cukup aman dan kondusif seperti dikatakan mantan Kapolda Sultra Brigjen (Pol) Djoko Satrio saat digantikan oleh Kapolda Sultra yang baru Brigjen (Pol) Sukrawardi Dahlan akhir Agustus lalu.

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 10 + 7 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.