IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Falun Dafa Beraksi di Depan Konjen China Surabaya

Praktisi Falun Dafa Beraksi di Depan Konjen China, Surabaya.

IndonesiaBicara-Surabaya, (08/09/11). Aksi damai Falun Dafa (Falun Gong) dilakukan untuk mengklarifikasi kepada masyarakat bahwa Falun Dafa benar dianiaya dan difitnah oleh Pemerintah China.

Falun Dafa secara terbuka kepada publik ingin menunjukkan bahwa Falun Dafa merupakan suatu aktifitas yang dapat memotivasi diri untuk mengolah jiwa ke arah sejati, baik dan sabar, demikian diungkapkan Suharto, salah satu aktivis Falun Gong Surabaya, Kamis (08/09).

Kekerasan dan penyiksaan terhadap para praktisi Falun Dafa terjadi karena Pemerintah China menilai bahwa Falun Dafa merupakan suatu gerakan politik yang dapat mengancam kekuasaan Partai Komunis China (PKC), dan juga ajaran yang negatif dan sesat.

Namun, Falun Dafa tidak berpolitik dan juga bukan merupakan ajaran yang sesat karena Falun Dafa hanya mengajarkan tentang metode untuk menyehatkan tubuh sehingga dapat memperbaiki kesehatan fisik secara nyata, membebaskan diri dari stress, serta meningkatkan watak dan moral ke arah yang baik.

Aksi yang secara rutin dilakukan tersebut mendapat dukungan dari gerakan-gerakan anti komunis dan juga Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Namun, sampai saat ini belum ada respon yang positif khususnya dari Pemerintah Kota Surabaya maupun dari perwakilan Pemerintah China di Surabaya terhadap aksi damai Falun Dafa tersebut.

Oleh karena itu, praktisi Falun Dafa akan terus melakukan aksi damai hingga masalah tersebut selesai, tambah Milianda yang juga merupakan praktisi Falun Gong Surabaya. (GA)

Falun Dafa Beraksi Di Depan Konjen China Surabaya

DSC00970.JPGSurabaya. Aksi damai Falun Dafa (Falun Gong) dilakukan untuk mengklarifikasi kepada masyarakat bahwa Falun Dafa benar dianiaya dan difitnah oleh Pemerintah China. Falun Dafa secara terbuka kepada public ingin menunjukkan bahwa Falun Dafa merupakan suatu aktifitas yang dapat memotivasi diri untuk mengolah jiwa ke arah sejati, baik dan sabar, demikian diungkapkan Suharto, salah satu aktivis Falun Gong Surabaya, Kamis 8/9/2011.

Kekerasan dan penyiksaan terhadap para praktisi Falun Dafa terjadi karena Pemerintah China menilai bahwa Falun Dafa merupakan suatu gerakan politik yang dapat mengancam kekuasaan Partai Komunis China (PKC), dan juga ajaran yang negative dan sesat. Namun, Falun Dafa tidak berpolitik dan juga bukan merupakan ajaran yang sesat karena Falun Dafa hanya mengajarkan tentang metode untuk menyehatkan tubuh sehingga dapat memperbaiki kesehatan fisik secara nyata, membebaskan diri dari stress, serta meningkatkan watak dan moral ke arah yang baik.

Aksi yang secara rutin dilakukan tersebut mendapat dukungan dari gerakan-gerakan anti komunis dan juga Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Namun, sampai saat ini belum ada respon yang positif khususnya dari Pemerintah Kota Surabaya maupun dari perwakilan Pemerintah China di Surabaya terhadap aksi damai Falun Dafa tersebut. Oleh karena itu, praktisi Falun Dafa akan terus melakukan aksi damai hingga masalah tersebut selesai, tambah Milianda yang juga merupakan praktisi Falun Gong Surabaya. (GA)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 10 + 14 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.