IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Elemen Mahasiswa Mataram : Keputusan DPR Hanya Tindakan Mengamankan Kursi di Pemerintahan

IndonesiaBicara.Com – Mataram (01/04/12) Keputusan yang telah diambil DPR-RI terkait harga BBM dinilai oleh 2 Element Pergerakan Mahasiswa di Kota Mataram yaitu Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cab Mataram dan Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Cab Mataram sebagai tindakan mencari aman bagi anggota dewan yang di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia di Jakarta.

“Sikap dan keputusan yang diambil oleh DPR RI hanyalah tindakan mencari aman dan ada upaya mengamankan kursi di DPR RI oleh para wakil rakyat, Seharusnya sebagai wakil rakyat mereka melakukan pengkajian terhadap kenaikan harga BBM, apakah layak untuk masyarakat Indonesia atau malah menyengsarakan masyarakat, bukan malah mempertahankan kursi dipemerintahan”, papar Ketua PMKRI Cab Mataram, Eduardus Suparto, kepada IndonesiaBicara dimataram, Sabtu kemarin (31/03).

Hal senada juga disampaikan Ketua HMI MPO Cab Mataram, Abdul Haris, kepada IndonesiaBicara. “Yang dilakukan oleh DPR RI dengan mengambil keputusan point ke-2 yang mengacu pada voting, itu adalah tindakan pembodohan terhadap rakyat Indonesia”, Ucap Haris.

Kenaikan harga BBM bukan solusi yang terbaik untuk masyarakat, dan keputusan rapat DPR RI mencerminkan bahwa mereka bukan sebagai wakil rakyat. “Semua itu adalah rekayasa yang dilakukan oleh partai rezim Sby-Boedino bersama koalisinya untuk mempertahankan pemerintahannya”, lanjutnya.

Sebagai elemen mahasiswa yang pro rakyat, PMKRI dan HMI MPO akan tetap mengawal keputusan yang sudah dambil DPR RI Jumat (30/03) malem, dan tetap konsisten melakukan penolakan kenaikan harga BBM sampai kapan demi rakyat. Mereka menilai, kenaikan BBM hanya akan tambanh menyengsarakan rakyat Indonesia khususnya Propinsi NTB.

“ Kenaikan harga BBM hanya akan menambah beban hidup masyarakat dan menambah tingkat kemiskinan di Indonesia ”, ucap Ketua HMI MPO Mataram. “Belum naik saja harga-harga bahan pokok sudah naik, apalagi jadi naik maka rakyat pasti menderita”. Lanjut Ketua PMKRI Mataram sebelum melanjutkan aktivitasnya.(Ary)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 5 + 7 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.