IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

DPW Partai Nasdem Banten Terus Berbenah

IndonesiaBicara.com-Tangerang Selatan, (21/03/13). Partai Nasdem terus berbenah jelang Pemilu 2014. Seperti yang diungkapkan oleh Sekjen DPW Nasdem Provinsi Banten, Uten Sutendi.

Di salahsatu rumah makan dikawasan Rawa Buntu Serpong Tangerang Selatan, Uten menerangkan bahwa saat ini DPW Partai Nasdem Banten tengah mempersiapkan kepengurusan ditingkat Kabupaten/Kota se- Banten.

“Secara keseluruhan kepengurusan DPD Partai Nasdem setingkat Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia yang lama sudah demisioner, karena kepengurusan tersebut awalnya dibentuk hanya untuk memenuhi persyaratan verifikasi peserta Pemilu 2014 dan pengurus bersifat sementara”, jelas Uten.

DPP Partai Nasdem pada 24 Maret 2013 mendatang secara simbolis akan menandatangani SK Susunan Kepengurusan DPD Partai Nasdem setingkat Kab/Kota seluruh Indonesia yang baru.

“Beberapa kriteria yang diutamakan menjadi pengurus Nasdem adalah berasal dari Pengurus DPD yang bersih, Ormas Nasdem yang sudah berjuang mengawali pembentukan Partai Nasdem dan Sayap Nasdem seperti Garda Nasdem dan Garnita”, terangnya.

Menurut Uten, pada awalnya kepengurusan DPD Partai Nasdem hanya 17 pengurus dan nantinya setelah diresmikan akan berjumlah sekitar 70 pengurus.

Saat disinggung tentang dampak hengkangnya salahsatu petinggi Pengurus Pusat Partai Nasdem, Hari Tanoe ke Hanura, Uten mengakui memang ada pengaruhnya.

“Memang sepeninggalan Hari Tanoe Nasdem secara organisasi memang sempat goyah, namun saat ini partai sudah kembali solid dan siap menyongsong Pemilu 2014 dengan kepengurusan baru di tingkat Kabupaten dan Kota, untuk itu DPW Banten akan melakukan klasifikasi mana saja pengurus yang bermasalah”, jelasnya.

Uten menegaskan bahwa Partai Nasdem merupakan partai yang modern sehingga penempatan personil tidak berdasarkan pertemanan tapi ditetapkan berdasarkan kredibilitas dan kemampuannya.

Terkait dengan pencalonan anggota legislatif. Uten mengatakan bahwa di Partai Nasdem diharamkan memungut uang dari para Bakal Caleg.

“Para Pengurus Partai Nasdem diseluruh tingkatan tidak diperkenankan memungut uang dari Bakal Caleg, jika ada maka harus mengembalikan uangnya dan pengurus yang memungut uang kemungkinan akan dipecat”, tegas Uten.

Menurut Uten, Partai Nasdem tidak memungut biaya, justru sebaliknya Nasdem akan membiayai Caleg yang dianggap berprestasi untuk maju.

“Bantuannya bukan berupa uang tunai tapi berupa iklan maupun perlengkapan kampanye”, katanya.

Dalam pembukaan lowongan Caleg, Nasdem juga akan membuka secara online untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat umum untuk bisa maju menjadi Anggota Dewan dari Partai Nasdem (rintho)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 13 + 8 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.