IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Djohan Sjamsu Sebagai Ketua DPC Demokrat Lombok Utara

IndonesiaBicara-Lombok Utara, (14/06/11). Jelang pemilihan legislatif, beberapa pemimpin daerah sudah mulai memasang kuda-kuda. Tidak tanggung-tanggung dari tingkat Gubernur hingga Bupati berlomba mencalonkan diri menjadi pimpinan partai di wilayah masing-masing. Dimulai terpilihnya Gubernur NTB sebagai Ketua DPD Demokrat NTB mengilhami bupati-bupati di daerah ini menjadi pemimpin partai di wilayahnya masing-masing.

Hal tersebut tersebut terungkap dalam Muscab I DPC Partai Demokrat Kabupaten Lombok Utara, yang dilangsungkan di lapangan Golf Kosaido, Desa Sigarpenjalin, Lombok Utara, Sabtu (11/06) kemarin.
Acara dihadiri langsung Ketua DPD Demokrat NTB yang juga Gubernur NTB TGH Zainul Majdi didampingi pengurus dan salah satu anggota DPR-RI dari Demokrat Abdurrahman Abdullah, sedangkan dari Lombok Utara hadir Bupati KLU, H Djohan Sjamsu dan beberapa Kepala Dinas dan SKPD.

Dalam sambutannya Bupati Lombok Utara mengemukakan, sesuai dengan tema “Melanjutkan Konsolidasi Internal Menuju Partai yang Kuat Modern dan Merakyat”, dirinya berharap apa yang dihasilkan dalam Muscab adalah sesuatu yang modern dan merakyat.

“Kader Demokrat diharuskan dekat dengan masyarakat untuk mendapatkan kemenangan di masa mendatang, karena 2013 berlangsung Pilgub dan kader yang terbaik adalah yang terpilih,” terang Djohan Sjamsu.

Sedangkan gubernur NTB, yang juga Ketua Demokrat TGH Zainul Majdi mengemukakan, semangat Demokrat di Kabupaten Lombok Utara sudah dirasakan dan menjadi tugas Ketua DPC dibantu seluruh anggota untuk memastikan Demokrat menjadi yang terbesar di KLU.

“Harapannya seluruh suara tertampung di Demokrat dalam Pemilu Legislatif selanjutnya, sehingga suara di partai-partai kecil masuk ke Demokrat” terangnya.

Setelah berlangsungnya acara pembukaan dilakukan Muscab yang diikuti oleh 5 DPAC kecamatan se-KLU dipimpin Plt Ketua DPC Lalu Suparman dan secara aklamasi seluruh DPAC menyepakati dipilihnya Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu sebagai Ketua DPC Partai Demokrat periode 2011-2016.

Sedangkan masyarakat yang enggan diberitakan identitasnya mengatakan harapannya pemimpin daerah yang menjadi ketua partai tetap memperhatikan masyarakat, dan tidak menggunakan bendera partai setiap melakukan kunjungan ke desa-desa.

“Kami takut pemimpin yang menjadi ketua partai akan condong ke partai dibanding ke masyarakat, artinya meskipun ke masyarakat tetapi tetap menggunakan simbol kepartaian,” pungkasnya. (pul)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 3 + 10 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.