IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Didiek: Megawati Sengaja Mengorbankan Kader PDI Pada Peristiwa 27 Juli 1996

IndonesiaBicara-Jakarta, 27 Juli 2009. Korban tragedi 27 Juli 1996 memperingati tragedi berdarah tersebut di eks Kantor Partai Demokrasi Indonesia (PDI)  Jl. Diponegoro 58 Jakarta Pusat. Peringatan tragedi 27 Juli 1996 tidak dihadiri elit PDIP, seperti yang dikatakan oleh Didiek Boediarto, Sekretaris Forum Komunikasi Kerukunan 124 – 27 Juli 1996, “ tidak ada elit partai yang membantu perjuangan menyelesaikan tragedi ’96 termasuk PDIP sendiri”

Hal tersebut disampaikan oleh Didiek Boediarto di eks Kantor PDI Jl. Diponegoro nomor 58 Jakarta Pusat, Senin (27/7/2009).

Pengadilan koneksitas pernah dibentuk pada jaman Pemerintahan Megawati, Didiek mengatakan bahwa “pengadilan koneksitas pernah dibentuk jaman pemerintahan Megawati namun tiba-tiba dihentikan begitu saja dan dalam Pansus DPR maupun penyidikan menyatakan bahwa Sutiyoso sudah dijadikan terdakwa”

Didiek mengatakan kepada pers bahwa “ia sangat heran dengan Megawati pada waktu kawan-kawan ditahan di pengadilan dan ia menjadi saksi dalam sidang, Megawati sendiri mengatakan sudah mengetahui 2 hari sebelum penyerangan yang didapatkan oleh seorang Jenderal. Pertanyaannya kenapa sekitar 500 orang dari kader PDI maupun simpatisan tidak diberitahu. Apakah sengaja dikorbankan untuk sebuah kebesaran nama?”

Apa yang kami lakukan sebagai korban 96 tidak melibatkan partai apapun termasuk PDIP yang notabene merasa memiliki 27 Juli, “Ini adalah embrio dari demokrasi dan ini milik rakyat hingga terjadi reformasi saat ini dan Megawati tidak pernah akan datang, karena ia pernah mengatakan tidak akan pernah datang ke Diponegoro dengan alasan yang klasik yaitu trauma”, demikian Didiek menjelaskan.

Ratusan korban memperingati 13 tahun tragedi 27 Juli 1996 (Kudatuli) menghadiri acara tersebut, mereka berasal dari Jakarta, Bekasi, Depok dan daerah sekitar Jakarta lainnya. Aksi tersebut sempat memacetkan lalu-lintas di Jl. Diponegoro. (inong/yani)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 13 + 13 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.