IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Debat Capres Tidak Sentuh Masalah Lingkungan Hidup Dan Petani

IndonesiaBicara-Jakarta, 26 Juni 2009.  Debat Capres-Cawapres 25 Juni lalu makin menghangat, namun masih dinilai tidak menyentuh beberapa permasalahan penting di Indonesia. Sejumlah aktivis lingkungan hidup yang tergabung dalam Komunitas Ornop menganalisa jawaban ketiga Capres dalam debat tersebut di Bakoel Koffee, Jakarta. Riza Chalid Muhammad mengatakan terdapat peningkatan eksploitasi sumber daya alam yang berakibat bencana alam. Ia mengatakan, “ada kekhawatiran angka kemiskinan di akhir 2014 hingga 30 % dari jumlah rakyat Indonesia akibat kerusakan alam yang luas”. Ia juga menyoroti banyak hal-hal penting yang luput dari paparan ketiga Capres seperti kemiskinan di desa. “Tingginya tingkat kemiskinan di desa berakibat luas pada tingkat kemiskinan kota dan tingginya ekspor TKW ke luar negeri,” paparnya.

Abet Nego Tarigan menambahkan, “Ketiga Capres tidak secara eksplisit menyebutkan adanya reforma agrarian yang selama ini menyebabkan konflik penguasaan tanah antara petani dan pemerintah”. Ia juga menyayangkan ketiganya tidak membahas masalah buruh seperti pemutusan kerja sepihak, dan outsourcing dengan pengusaha yang masih bermasalah.

Lebih tegas, Donatus K. Marut mengatakan adalah tugas Pemda sebagai ujung tombak dalam mengatasi kemiskinan dan pengangguran, karena pemerintah pusat tidak dapat menjalankan secara langsung program kebijakan untuk menanggulangi kemiskinan di daerah. (Inong)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 14 + 11 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.