IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Buruh PT.Sandatex Mogok Kerja Bersama

Indonesiabicara.com–PASARKEMIS (18/02/2013)   Ratusan buruh PT Sandatex Wenpindo di Jalan Raya Pasar Kemis KM 3,5 Desa Gelam Jaya Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang melakukan aksi mogok kerja bersama, Senin (18/2). Buruh pabrik tekstil ini sudah melakukan aksi mogok kerja sejak Jumat pekan kemarin, untuk menuntut perusahaan memberlakukan UMK tahun 2013 dan stop Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak.

Buruh sudah melakukan aksi sejak pagi hari dengan penjagaan aparat kepolisian. Namun, aksi mogok sendiri sudah dilakukan sejak Jumat pekan kemarin. “Kami menuntut manajemen memberikan hak normatif, yakni jalankan upah minimum Kabupaten Tangerang tahun ini sebesar Rp2,2 juta. Angkat karyawan kontrak menjadi karyawan tetap,”kata Erik Nurukat, Ketua PUK Federasi Serikat Pekerja Tekstil Sandang dan Kulit (FSPTSK) PT Sandatex Wenpindo.

Erik menilai pihak perusahaan sudah melakukan pelanggaran dengan tidak melaksanakan UMK tahun 2013. Bahkan tanpa menempuh prosedur pengajuan penangguhan manajemen PT Sandatex Wenpindo memberikan upah sebesar Rp1,8 juta. “Tahun ini kami digaji sebesar Rp1,7 juta untuk karyawan magang dan Rp1,8 juta untuk karyawan tetap. Total buruh pabrik ini ada sekitar 300 orang dengan produksi tekstil. Setengah karyawan merupakan karyawan kontrak dari yayasan,”tandasnya.
Lanjut Erik, pihaknya sedang melakukan upaya perundingan ke manajemen PT Sandatex Wenpindo, sayangnya sampai hari ini belum ada titik temu. Namun, alasan perusahaan tidak memberlakukan kata dia, yakni karena pabrik sedang pailit, terkena dampak banjir di Jakarta sehingga penjualan susah. “Seharusnya manajemen mengajukan penangguhan ke Gubernur Banten. Tapi ini tidak dilakukan, malah perusahaan melakukan efesiensi dengan memPHK 13 karyawan tetap,”ungkapnya.

Erik juga mengungkapkan jika dari 13 orang yang di PHK, sebanyak lima orang diantaranya merupakan pengurus serikat. “Kami juga minta mereka yang diPHK sepihak oleh manajemen dipekerjakan kembali. Karena alasan efesiensi tidak tepat, karena setelah ada PHK sepihak manajemen justru menerima karyawan kontrak lagi,”tegasnya. Menurutnya sejauh ini tidak terlihat adanya masalah dalam produksi tekstil di PT Sandatex Wenpindo, dalam sehari mampu menghasilkan 500 rol tekstil untuk di ekspor ke Singapura dan dijual di wilayah lokal.

Saat hendak dikonfirmasi, petugas Security PT Sandatex Wenpindo yang enggan disebutkan namanya mengaku pihak majamen belum bisa ditemui atau memberikan keterangan kepada wartawan. “Tidak bisa ditemui mas,”pungkasnya. (Adt)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 15 + 4 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.