IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Bupati Sambut Keberhasilan Persita Lolos ISL

Indonesiabicara.com-TIGARAKSA (10/07/12)  Keberhasilan Persita Tangerang masuk ke Indonesia Super League (ISL) disambut gembira Bupati Tangerang H Ismet Iskandar dan jajaran SKPD di lingkungan Pemerintah Tangerang. Ini terlihat saat menyambut arak-arakan tim Persita Tangerang dari bandara Sokerno-Hatta usai berlaga di final Divisi Utama 2011/2012 di stadion Manahan Solo menuju pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang di gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Senin (9/7).

Selain Bupati Tangerang H Ismet Iskandar yang menyambut langsung kedatangan arak-arakan tim Persita Tangerang, hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang H Hermansyah, Kepala Bapeda Edy Junaidi, Kepala BP2T Rudy Maesyal, Kepala Dinas pendapatan Arsyid, Kepala BPKAD Iskandar Mirsyad dan tamu undangan lainnya.

Sekretaris Daerah H Ermansyah yang membacakan sambupatan Bupati Tangerang H Ismet Iskandar mengatakan keberhasilan Persita Tangerang masuk Indonesia Super League (ISL) merupakan prestasi yang sangat membangakan buat masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Walaupun Persita kalah dari Barito Putra di final Liga Utama Indonesia dengan skor 2-1, namun kita tetap promosi ke ISL untuk musim 2012/2013. Dengan naiknya Persita ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia tentu akan mengangkat nama Kabupaten Tangerang di kanca nasional. Selamat buat tim Persita baik manejer maupun para pemain yang telah meraih prestasi,” ujar Hermansyah.

Hermansyah juga menyampaikan, untuk kelanjutan pembinaan olah raga di Kabupaten Tangerang, pemerintah Kabupaten Tangerang akan membangun stadion Sepak Bola di wilayah Kecamatan Pagedangan atau di Bojong Kamal Kecamatan Legok.

“Pembangunan standion tersebut sebagai penganti stadion Benteng yang ada di wilayah Kota Tangerang. Mengenai anggaranya akan menggunakan anggaran APBD secara bertahap. Kalau lokasi sudah kita siapkan di Pagedangan atau di Kecamatan Legok,” kata Hermansyah.

Manejer Persita  Kabupaten Tangerang Ahmad Zulfikar Ibrahim, SE mengatakan saat ini tim Persita baik manjer maupun para pemain menyerahkan langsung piala sebagai juara kedua dalam final Liga Utama kepada Bupati Tangerang H Ismet Iskandar sebagai pembina Persita.

“Hari ini kami menyerahkan tropy Raner Up kepada pembina Persita yaitu Bupati Tangerang. Tropy ini sebagai prestasi Persita Tangerang yang telah berhasil kembali promosi ke ISL. Kami datang bersama tim Persita baik unsur manjer dan pemain,” ujar  Ahmad Zulfikar.

Lanjut Ahmad Zulfikar, walau Persita tidak lagi menggunakan anggaran APBD Kabupaten Tangerang sesuai regulasi menteri keuangan yang tidak lagi klub sepak bola mengguanakan dana APBD, kendati Persita tidak lagi menggunakan APBD Persita tetap eksis di kompotisi Sepak Bola di Indonesia.

“Dengan sudah berlakunya regulasi menteri keuangan yang tidak lagi memperbolehkan menggunakan angagran APBD mengakibatkan  saat ini 99 persen semua klub mengalami krisis keuangan bukan hanya Persita. Kami harapkan Persita tetap eksis di ISL untuk musim yang akan datang,” ujar Ahmad Zulfikar.

Tim Manjer Persita bertekad untuk mengali potensi pemain lokal, Kabupaten Tangerang memilki Sumber Daya Manusi (SDM) pemain bola yang tersebar di 29 Kecamatan, tentu dengan banyaknya potensi pemain lokal akan memberikan kontribusi buat Persita kedepan. Hanya saja untuk mengasah kemapuannya dilakukan pembinaan yang berjenjang.

Ketua Pengurus Cabang Olah Raga (Pengcab) SPSI Kabupaten Tangerang Ahmad Zaki Ikanadar mengatakan walaupun Persita meraih juara ke dua dalam final Devisi Utama, Persita telah memberikan perlawanan yang sangat ketat selama 90 menit, para pemain sudah berjuang untuk meraih kemenangan.

“Inilah hasil terbaik buat Persita. Awalnya kita target masuk final itu artinya Persita akan promosi ke ISL. Saya ucapkan selamat kepada seluruh pemain yang telah berjuang untuk mencapai hasil yang maksimal, teruslah eksis di ISL untuk musim 2012/2013,” kata Ahmad Zaki.

Target Persita selanjutnya di ISL hanya bertahan di kasta sepak bola tertinggi di Indonesia, karena bagaimanapun Persita baru promosi ke ISL. Banyak dilakukan pembenahan terlebih dahulu baru selanjutnya target akan ditingkatkan.

Pengcab PSSI Kabupaten Tangerang telah melaksanakan program melakukan pembinaan pemain muda putra asli Tangerang. Kabupaten Tangerang memiliki aset yang sangat banyak yaitu pemain lokal yang ada di sejumlah kecamatan.

Kedepan Persita akan menggunakan semua pemain lokal, hanya saja untuk menedapatkan pemain lokal yang berkualitas perlu dilakukan pembinaan yang berjenjang mulai tingkat usia dini, usia remaja sampai Usia 21 tahun.

“Dengan pembinaan berjenjang yang baik akan menghasilkan pemain bagus, sehingga akan bisa menjadi pemain profesional dan masuk tim nasional. Semoga pemain muda binaan PSSI Kabupaten Tangerang akan melahirkan pemain-pemain handal. Melalui program yang handal akan menghasilkan atlet yang handal, tidak lagi pembinaan yang istan,” kata Zaki.

Zaki juga berharap, selain saat ini melakukan pembinaan pemain muda. Pemerintah Kabupaten Tangerang bisa cepat merealisasikan pembangunan stadion yang akan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Kalau stadion sudah dibangun, nantinya stadion tersebut akan di kelolah secara profesional. Saya juga akan berencana mempersiapakn setiap kecamatan ada lapangan multiguna, bisa digunakan sepak bola, penghijauan dan lainnya,” kata Zaki.(Aditya/*)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 14 + 4 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.