IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Bulan Mei Lokalisasi Dadap Akan Ditertibkan

Indonesiabicara.com—TIGARAKSA (01/03/2016) Pemkab Tangerang berencana akan melakukan penertiban setiap bangunan yang dinilai berada di atas tanah milik Negara dan Angkasa Pura II, karena bangunan tersebut telah merusak Daerah Aliran Sungai (DAS). Untuk, melaksanakan kegiatan tersebut Pemkab Tangerang menggelar rapat koordinasi penanganan lokalisasi dadap di Modernland Golf, Tangerang, selasa (1/3).

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar kepada Indonesiabicara.com mengatakan, Rapat ini bertujuan untuk memantapkan kembali terkait rencana penertiban lokalisasi dadap, yang dihadiri oleh seluruh Muspida dan perwakilan Korem, Kodim dan Polres Kota Tangerang. Pemkab Tangerang saat ini mengantisipasi terjadinya eksodus PSK dari wilayah kalijodo yang sudah di tertibkan oleh Pemprov DKI Jakarta, “Direncanakan bulan Mei bangunan yang bermasalah akan kami tertibkan, dan selanjutnya akan dibangun pusat kuliner dan Islamic Centre”, ujar Bupati Tangerang.

Lanjutnya Bupati menambahkan, Penataan yang akan dilakukan adalah dengan cara pemagaran dan pembuatan taman yang dapat dipergunakan oleh masyarakat, dan selanjutnya kami akanĀ  bangun Islamic Centre dan tempat wisata kuliner yang diharapkan dapat membantu perekonomian warga. Pemkab Tangerang menghimbau kepada seluruh Camat agar pada saat penertiban tidak ada PSK yang berpindah ke wilayah Kecamatan lain.

“berdasarkan hasil operasi yustisi sampai saat ini tidak ada penambahan PSK dari wilayah kalijodo ke wilayah Kabupaten Tangerang”, tandas Zaki.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Irman Sugema dalam paparanya mengatakan, Kita harus dapat memastikan terlebih dahulu lokasi yang akan dilakukan penertiban, jangan sampai aparat salah melakukan penertiban. Karena, berdasarkan informasi bahwa tidak semua wilayah yang akan ditertibkan melainkan hanya bangunan yang berada di atas tanah negara dan tanah milik angkasa pura II saja yang akan ditertibkan. “Pemda harus dapat melakukan pendataan terkait bangunan yang sudah bersertifikat dan bangunan mana saja yang dinilai melanggar dan tidak memiliki perijinan”, tutur Kapolres Kota Tangerang. (Adit/*)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Berapa jumlah 6 + 6 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.