IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Bahaya, Jika Pandangan Akhir Pansus Beda Dengan Hasil Paripurna DPR

IndonesiaBicara.com-Tangerang Selatan, (24/02/10). Pansus Century sudah memberikan pandangan akhirnya terkait dengan dugaan pelanggaran bailout Bank Century, ada beberapa Partai yang berani menyebutkan nama dan adapula Partai yang tidak menyebutkan nama. Hal ini mendapatkan pendapat beragam dari kalangan mahasiswa.

Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia, Rico Chandra sangat menghargai kepada Partai yang berani menyebut nama. “Saya sangat menghargai kepada PKS, Golkar, Hanura dan PDIP yang mempunyai pandangan akhir dengan menyatakan bahwa ada pelanggaran dalam bailout Bank Century dan berani menyebutkan nama-nama yang terlibat pelanggaran bailout Bank Century, seharusnya kasus ini sudah bisa ditangani oleh KPK karena sudah terindikasi adanya pelanggaran korupsi,” papar Rico.

Sebenarnya Pansus Bank Century di DPR ini, lanjut Rico, merupakan uji publik terhadap kinerja Partai Politik. Masyarakat akan menilai mana Parpol yang pro kepada rakyat dan mana Parpol yang setengah-setengah serta Parpol mana yang pro kepada kekuasaan. “Nantinya pandangan akhir di Pansus Century akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR-RI. Diharapkan agar sikap Parpol tidak berubah terhadap pandangan akhirnya di Pansus Century,” harap Rico.

Menurut Rico saat ini pandangan akhir fraksi di Pansus Century sudah terpublikasikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat sudah mengetahui bahwa sebenarnya bailout Bank Century terdapat pelanggaran. Rico khawatir jika nantinya hasil rapat paripurna memutuskan bahwa tidak ada pelanggaran bailout Century maka masyarakat yang dimotori oleh gerakan mahasiswa akan lebih berani untuk berbuat chaos. “Jika hasil rapat Paripurna berbeda dengan pandangan akhir Partai di Pansus Century maka rakyat semakin tidak percaya kepada parlemen serta imbasnya adalah ketidak percayaan masyarakat terhadap Pemerintahan SBY-Boediono,” ucap Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah ini.

Sementara itu nada sinis terlontar dari mulut aktivis Gerakan Mahasiswa Bersatu (Gemasatu), Yudi Rizali Muslim. Menurutnya hasil pandangan akhir dari fraksi di Pansus Century sebenarnya hanya ingin menunjukan seolah-olah Parpol pro terhadap rakyat. “Saya berpendapat bahwa pandangan akhir tersebut bersifat terbuka sehingga ini merupakan alat publikasi parpol agar masyarakat menilai positif terhadap langkah parpol di Pansus Century,” cetus Yudi.

Sebenarnya langkah yang lebih penting, tambah Yudi, adalah saat pandangan akhir Pansus Century dibawa ke Rapat Paripurna DPR-RI. “Bahayanya nanti jika pengambilan keputusan dilakukan secara voting dan rahasia sehingga masyarakat tidak tahu mana Parpol yang berkhianat kepada rakyat dengan menyatakan bahwa tidak ada pelanggaran dalam Bail Out Bank Century. Bisa saja partai yang dalam pandangan akhirnya menyatakan ada pelanggaran bailout Bank Century namun berubah saat paripurna. Hal ini harus diwaspadai dan gerakan mahasiswa akan tetap mengawal jalannya penyelesaian kasus Bank Century,” tandas Yudi. (rintho)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 8 + 14 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.