IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

ALLTAR “MAY DAY NO HOLIDAY”

Indonesiabicara.com—CIKUPA (1/5/2019) Puluhan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Tangerang Raya (ALLTAR) mengelar pernyataan sikap dalam peringatan May Day di wilayah Kabupaten Tangerang, Rabu (1/5)

Presidium ALLTAR Wawan mengatakan, Layaknya memperingati May Day adalah dengan memperjuangkan perbaikan nasib buruh untuk semakin baik bukan dengan euforia liburan dan kegiatan mancing bersama dan kegiatan panggung hiburan. Saat ini buruh lebih baik memilih dengan euforia dan sudah tidak dapat memaknai arti dari peringatan May Day.

“Seharusnya buruh berjuang untuk kesejahteraan bukan pada saat May Day menjadi Holiday dengan memancing dan panggung hiburan”, terang Wawan.

Lanjutnya wawan menjelaskan, Sejarah May Day tidak terlepas dari perjuangan klas buruh dalam menuntut 8 jam kerja. Pada abad ke-19 adalah periode dimana klas buruh dihadapkan pada kenyataan bahwa dari 24 jam sehari, mereka rata-rata bekerja selama 18 sampai 20 jam.

“Kekuasaan yang bertumpu pada kepemilikan pribadi dan membiarkan jutaan kaum pekerja menderita, itulah kekuasaan menurut sistem kapitalisme”, terang wawan.

Selain itu perwakilan buruh ALLTAR Jayadi mengatakan, dalam merefleksikan arti May Day kita telah membuat beberapa tuntutan antara lain, Cabut PP 78 tahun 2015, Cabut Permenaker No 15/2018, Hapus sistem Kerja Kontrak, Outsourching dan Pemagangan, Perbaikan pelayanan BPJS Kesehatan Ketenagakerjaan, Perlindungan untuk Korban PHK dan Penganguran dan Penegakan hukum Ketenagkerjaan Oleh PPNS Disnaker Propinsi Banten.

“Kita tetap meminta agar pemerintah dapat mencabut PP 78 tahun 2015 dan Permenaker 15 tahun 2018 yang dinilai merugikan kaum buruh”, tandas Jayadi. (Adit/*).

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Berapa jumlah 2 + 14 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.