IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

ARP: SBY-Boediono Belum Mampu Sejahterakan Rakyat

Aksi teatrikal disela-sela unjuk rasa menyambut Hari Hak Asasi Manusia di Mataram, (12/12)

IndonesiaBicara-Mataram, (12/12/10). Sekitar 100 orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Untuk Kebebasan (ARP) melakukan aksi unjuk rasa terkait dengan Hari Hak Asasi Manusia. Dalam aksinya massa melakukan kegiatan teatrikal yang mencerminkan kritik kepada Pemerintahan SBY-Boediono.

Selama ini Pemerintahan SBY-Boediono dianggap belum mampu memberikan program-program yang akan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Program-program neoliberalisme kerap terlihat di sektor pertanian dan pendidikan demikian juga dengan kebijakan privatisasi dan pencabutan subsidi BBM. Banyak hak-hak rakyat yang terampas karena berdiam diri terhadap kehadiran agen-agen imperialisme.

Dalam aksi kali ini Aliansi Rakyat Untuk Kebebasan meminta adanya jaminan untuk kebebasan dalam berekspresi, berpendapat, dan berkumpul bagi mahasiswa di setiap kampus. Massa juga meminta kepada pemerintah untuk menghentikan perampasan tanah rakyat, memberikan pekerjaan yang layak bagi rakyat, modernisasi peralatan nelayan, pemberian jaminan sosial bagi rakyat dan segera mengusut semua kasus pelanggaran HAM di NTB terutama di wilayah Kampus.

Pada awal aksi massa aksi berkumpul dan melakukan orasi di Taman Arena Budaya IKIP Mataram kemudian menuju persimpangan Bank Indonesia Mataram untuk melakukan aksi lanjutan disana. Massa selanjutnya malakukan aksi dan orasi di depan gedung DPRD NTB. Menanggapi tuntutan dan aksi unjuk rasa, orang perwakilan DPRD NTB yakni M Syamsir, Ali Ahmad dan M Amin menemui para pengunjuk rasa dan melakukan dialog. (Ary)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 14 + 3 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.