IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Membakar Bendera Malaysia

IndonesiaBicara-Pontianak, (12/10/11).  Aksi unjuk rasa kelompok mahasiswa menuntut keseriusan pemerintah menyikapi kasus perbatasan Indonesia-Malaysia di Dusun Camar Bulan, Selasa (11/10) sore di Pontianak diwarnai dengan pembakaran bendera Malaysia.

Pembakaran bendera dilakukan sebagai bentuk kegeraman mahasiswa terhadap Malaysia yang dianggap selalu mengambil milik Indonesia. Malaysia telah berulangkali memperolok negara Indonesia yang besar. “Wilayah Indonesia kembali dicaplok,” teriak Dedi dari Dewan Perwakilan Mahasiswa Untan dalam orasinya.

Kekesalan mahasiswa terhadap Malaysia juga dituangkan dalam selebaran pernyataan sikap mereka yang menyatakan belum hilang diingatan kita ketika Malaysia mencaplok wilayah Tanjung Datu bilangan 80 meter persegi. Kebrutalan Malaysia kembali terulang dengan mengklaim Dusun Camar Bulan seluas 1499 hektar menjadi wilayah Malaysia.

Mahasiswa juga menulis, semestinya ada evaluasi yang dilakukan Pemerintah RI ketika Sipadan dan Ligitan dikuasai oleh Malaysia beberapa waktu lalu, sebelum isu pencaplokan Camar Bulan ini terjadi.

Korlap aksi, Wahyudin dari BEM Untan menyatakan Malaysia terlalu berani untuk mengambil wilayah Indonesia serta seni dan budaya Indonesia. Dirinya mengancam, jika aksi yang dilakukan tidak ditanggapi pihak Malaysia maka pihaknya akan merencanakan untuk melakukan aksi yang lebih besar ke Konsulat Malaysia di Pontianak.

Menurutnya Pemerintah kurang serius menyikapi masalah perbatasan. “Ketika perbatasan tidak diperhatikan oleh Pemerintah dan ada masyarakat yang kecewa, mungkin saja mereka yang memindahkan patok batas tersebut untuk menarik perhatian,” ungkapnya.

Wahyudi menginginkan agar penyelesaian kasus Camar Bulan harus dilanjutkan di tingkat kedutaan. “Jangan sampai ini hanya menjadi pengalihan isu politis ataupun pencitraan calon yang akan maju menjelang Pilgub Kalbar mendatang,” harapnya.

Selain BEM dan DPM Untan, aksi diikuti oleh BEM Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pontianak dan Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS). Aksi mahasiswa dilakukan setelah isu tentang berpindahnya wilayah Dusun Camar Bulan menjadi milik Malaysia, ramai dan menjadi polemik di media nasional bahkan di  DPR RI. (wra)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 7 + 5 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.