Ribuan rakyat Papua menghadiri Perayaan Natal bersama di halaman parkir belakang kantor DPRP. Natal bersama tersebut diadakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) bersama para pengusaha lokal.
Ketua DPR Papua, Jhoni Banua Rouw dalam sambutan di hadapan rakyat menyampaikan alasan mengundang elemen masyarakat ikut menghadiri Perayaan Natal bersama dengan DPRP.
“DPRP memang hadir dari rakyat dan untuk rakyat, dengan momentum Natal bersama DPRP diharapkan tidak dirayakan secara rutinitas saja melainkan merayakannya harus benar-benar dengan hati yang tulus mengundang Tuhan Yesus hadir di hati,” ujar Jhoni Rouw dalam sambutannya.
Jhoni juga meminta masyarakat agar tidak melihat dari kemewahan Perayaan Natal, namun karena masih banyak masyarakat di luar yang tidak dapat merayakan Natal seperti saat ini. Ia pun mengajak aparat keamanan dan TPN OPM menahan diri agar masyarakat bisa merayakan Natal.
“Kami (DPRP) telah kirim bantuan bagi masyarakat, seperti di Intan Jaya, kami berikan 10 Ton beras dan sembako, lainnya ditambah dengan baju baru untuk Natal kurang lebih hampir 1000 pcs untuk anak-anak dan orang tua,” ungkapnya.
Menyikapi fenomena perayaan Natal ditanah Papua, Pengamat isu Papua dari Lesperssi, Jim Peterson, mengatakan bahwa pendekatan kesejahteraan yang telah dilakukan oleh Pemerintah pusat dan daerah semakin menunjukkan hasil. Rakyat Papua telah merasa memiliki dan dimiliki oleh lembaga Pemerintahnya. Jika para Stakeholder jeli, momentum kasih Natal ini dapat dijadikan entry point bagi pendekatan Humanis dan diplomasi militer Pemerintah Pusat.

Tinggalkan Balasan