IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Pembangunan Masjid Raya Babusalam Sarat Dengan Korupsi

IndonesiaBicara-Unaaha, (10/05/11). Dari hasil investigasi yang dilakukan sejak tahun 2007 sampai tahun 2011, Konsorsium Ornop Konawe, (KOK) menemukan telah terjadi dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Babusalam Unaaha yang dibebankan kepada APBD Konawe, yang merugikan negara senilai Rp 6,7 miliar. Anggaran pembangunan masjid yang mencapai nilai Rp 22,5 miliar ini diduga telah dikorupsi oleh oknum-oknum pejabat tertentu.

Ketua Konsorsium Ornop Konawe (KOK), Asdullah Martha, yang juga perwakilan dari Lembaga Pemberdayaan Bekas Narapidana (LEPKASPI Sultra) kepada wartawan di Unaaha, Senin (09/05) mengatakan, bahwa proyek pembangunan Masjid Raya Babussalam Unaaha yang dibebankan ke APBD Konawe sangatlah syarat KKN.

Berdasarkan hasil investigasi mulai dari tahun anggaran 2007 sampai dengan tahun anggaran 2011, banyak temuan dugaan tindak pidana korupsi senilai Rp 6 miliar lebih atau sekitar 30 % dari total anggaran Rp 22,5 miliar. Korupsi diduga dilakukan oleh oknum pejabat, mantan pejabat pengelola dan pelaksana pekerjaan lapangan.

Asdullah menjelaskan, pembagunan mega proyek Masjid Raya Babusalam tersebut, telah berlangsung puluhan tahun sejak tahun 1982, dan sampai saat ini belum selesai atau setidaknya telah melewati lima Bupati di Konawe. Walaupun telah menghabiskan anggaran yang sangat besar, namun pada kenyataannya Masjid Raya yang diidamkan oleh masyaratat Konawe belum juga usai.

“Kami mengecam hal ini, bayangkan pembangunan masjid saja sudah dikorupsi, apalagi proyek yang lainnya, Nau’zubillahi min zaliq, semoga Tuhan mengazab manusia yang menghalalkan segala cara cuma untuk memperoleh rezeki yang haram,” ungkap Asdullah.

Ditempat yang berbeda di Unaaha, saat ditemui disela-sela aktivitasnya, Senin (09/05) Sekretaris KOK, Achmad Mubarak Lafelili, yang juga wewakili Forum Insan Cita Konawe (FICE), membenarkan adanya hasil investigasi terkait mega proyek tersebut dan sepakat untuk membeberkan hasil investigasinya kepada publik dalam waktu yang tidak lama lagi.

“Untuk saat ini pihak kami masih melakukan pembenahan administrasi atas kelengkapan hasil investigasi itu. Memang benar adanya hasil dari temuan investigasi kami terkait permasalahan ini dan saya juga berjanji akan membeberkan ke publik namun setelah pembenahan administrasi selesai dilakukan ” Ujarnya.

Kata Ahmad, dalam waktu dekat ini pihaknya akan membeberkan permasalahan ini, beserta nama-nama orang-orang atau oknum pejabat yang terlibat, termasuk korupsi setiap oknum, dan juga data-data penunjang terkait permasalahan itu sudah ada ditangannya,

“Jadi tidak mesti menunggu waktu lama dan lagi pula, saya secara pribadi menganggap hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama karena pembangunan rumah peribadatan ini juga sangatlah mencerminkan nilai atau kualitas keimanan kita, kalau pembangunan masjid sudah dikorup, bagaimana dengan proyek lainnya?” pungkas Ahmad. (KmK)

Pembangunan Masjid Raya Babusalam Sarat Dengan Korupsi

IndonesiaBicara-Unaaha, (10/05/11). Dari hasil investigasi yang dilakukan sejak tahun 2007 sampai tahun 2011, Konsorsium Ornop Konawe, (KOK) menemukan telah terjadi dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Babusalam Unaaha yang dibebankan kepada APBD Konawe, yang merugikan negara senilai Rp 6,7 miliar. Anggaran pembangunan masjid yang mencapai nilai Rp 22,5 miliar ini diduga telah dikorupsi oleh oknum-oknum pejabat tertentu.

Ketua Konsorsium Ornop Konawe (KOK), Asdullah Martha, yang juga perwakilan dari Lembaga Pemberdayaan Bekas Narapidana (LEPKASPI Sultra) kepada wartawan di Unaaha, Senin (09/05) mengatakan, bahwa proyek pembangunan Masjid Raya Babussalam Unaaha yang dibebankan ke APBD Konawe sangatlah syarat KKN.

Berdasarkan hasil investigasi mulai dari tahun anggaran 2007 sampai dengan tahun anggaran 2011, banyak temuan dugaan tindak pidana korupsi senilai Rp 6 miliar lebih atau sekitar 30 % dari total anggaran Rp 22,5 miliar. Korupsi diduga dilakukan oleh oknum pejabat, mantan pejabat pengelola dan pelaksana pekerjaan lapangan.

Asdullah menjelaskan, pembagunan mega proyek Masjid Raya Babusalam tersebut, telah berlangsung puluhan tahun sejak tahun 1982, dan sampai saat ini belum selesai atau setidaknya telah melewati lima Bupati di Konawe. Walaupun telah menghabiskan anggaran yang sangat besar, namun pada kenyataannya Masjid raya yang diidamkan oleh masyaratat Konawe belum juga usai.

“Kami mengecam hal ini, bayangkan pembangunan Masjid saja sudah dikorupsi, apalagi proyek yang lainnya, Nau’zubillahi min zaliq, semoga Tuhan mengazab manusia yang menghalalkan segala cara cuma untuk memperoleh rezeki yang haram,” ungkap Asdullah.

Ditempat yang berbeda di Unaaha, saat ditemui disela-sela aktivitasnya, Senin (09/05) Sekretaris KOK, Achmad Mubarak Lafelili, yang juga wewakili Forum Insan Cita Konawe (FICE), membenarkan adanya hasil investigasi terkait Mega Proyek tersebut dan sepakat untuk membeberkan hasil investigasinya kepada publik dalam waktu yang tidak lama lagi.

“Untuk saat ini pihak kami masih melakukan pembenahan administrasi atas kelengkapan hasil investigasi itu. Memang benar adanya hasil dari temuan investigasi kami terkait permasalahan ini dan saya juga berjanji akan membeberkan ke publik namun setelah pembenahan administrasi selesai dilakukan ” Ujarnya.

Kata Ahmad, dalam waktu dekat ini pihaknya akan membeberkan permasalahan ini, beserta nama-nama orang-orang atau oknum pejabat yang terlibat, termasuk korupsi setiap oknum, dan juga data-data penunjang terkait permasalahan itu sudah ada ditangannya,

“Jadi tidak mesti menunggu waktu lama dan lagi pula, saya secara pribadi menganggap hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama karena pembangunan rumah peribadatan ini juga sangatlah mencerminkan nilai atau kualitas keimanan kita, kalau pembangunan mesjid sudah dikorup, bagaiimana dengan proyek lainnya?” pungkas Ahmad. (KmK)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 5 + 15 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.