IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

107 Siswa Tidak Lulus, Pengumuman UN Berlangsung Lancar

IndonesiaBicara.com-Amlapura, (26/4/10). Tingkat kegagalan siswa–siswi SMA/SMK di Karangasem tahun ini ternyata lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang mencapai tingkat 100%. Pengumuman UN yang dilaksanakan hari ini (26/04) berjalan dengan lancar dan terdapat 107 orang siswa SMA dan SMK tidak lulus UN 2010. Menurut Kabid Dikmen Drs I Ketut Sudana, MSi tercatat 52 siswa SMA gagal dari jumlah peserta sebanyak 2.632 siswa. Sedangkan siswa SMK yang dinyatakan tidak lulus sebanyak 55 orang dari 484 orang peserta UN tahun 2010.

Secara rinci I Ketut Sudana menjelaskan, dari jumlah tersebut di SMA I Amlapura ada 2 orang dari jurusan Bahasa, SMA Parisadha tercatat sebanyak 11 orang yaitu siswa jurusan Bahasa 9 orang dan jurusan IPS sebanyak 2 orang, SMA 3 Seraya sebanyak 18 orang semua dari jurusan Bahasa, SMA Sidemen sebanyak 10 orang juga semua dari jurusan Bahasa, SMA Kerta Wisata dan SMA I Manggis juga 3 orang dari jurusan yang sama, SMA Rendang Rendang terdapat 2 orang dari jurusan IPS, dan SMA Saraswati Selat ada 1 orang dari jurusan IPS.

Total dari jurusan Bahasa yang tidak lulus UN berjumlah 45 orang dan untuk jurusan IPS 7 orang.

Untuk tingkat SMK, siswa yang tidak lulus sebayak 55 orang berasal dari SMK Abang 6 orang, SMK Saraswati 21 orang, SMK I Manggis sebanyak 28 orang.

Sekolah SMA yang berhasil lulus 100% antara lain SMA Selat, SMA 2 Amlapura, SMA Dharma, SMA Jagadita Bugbug, SMA PGRI Amlapura, SMA Saraswati Amlapura, MAN Subagan, SMA Swastyastu Culik, SMA Mahardika Datah, SMA I Kubu, SMA Widya Waskita Wisata Kubu.

Sedangkan untuk sekolah SMK yang berhasil lulus 100 % adalah SMK Nasinal Paye dan SMK Widya Wisata Graha Amlapura.

Saat ini SMA/SMK di Karangasem menempati peringkat 5 ketidaklulusan di Bali, lebih rendah dari tahun sebelumnya dimana tingkat kelulusan mencapai 100%.

Menurut Sudana kelemahan UN yang terjadi di Karangasem tidak ada pengaruh secara signifikan terhadap soal yang diujikan, sebab semua siswa dapat mengaksesnya. Walaupun demikian banyak siswa yang gagal untuk mata ujian Bahasa Indonesia, hal ini juga tidak terkait dengan pola pembelajaran sebab siswa di luar Bali juga mengalami hal yang sama.(Din/*)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 5 + 6 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.